Kerjakan 5 Hal Ini Dalam Membuat Kontrak Bisnis

Dalam membuat sebuah kontrak bisnis, ada beberapa hal detil yang perlu jadi perhatian. Jika tidak, kita akan memiliki banyak sela untuk ditipu faksi yang tidak bertanggungjawab. Menurut pakar perundingan dan penulis Think Like A Negotiator, Eldonna Lewis Fernandez, banyak pelaku bisnis yang tidak seutuhnya membaca kontrak bisnis atau pahami maknanya saat sebelum mereka tanda-tangani kontrak itu.

Jika demikian, Anda berefek penuhi persyaratan dan ketetapan yang sesungguhnya dapat bikin rugi atau mungkin tidak tepat. Di masa datang, bisa saja Anda perlu membagikan banyak biaya dan waktu lebih karena permasalahan ini. Untuk menolong Anda pahami intisari kontrak saat sebelum menandatanganinya, berikut ialah beberapa hal yang perlu jadi perhatian saat sebelum membuat kontrak bisnis.

Banyak artikel bisnis menarik lainnya di ngobrol bisnis

1. Keduk Info Mengenai Rekanan Bisnis

Menurut Fernandez, saat sebelum menyetujui kontrak, kita perlu lakukan penelitian mengenai bisnis yang sudah dilakukan rekanan Anda. Bagaimana perusahaannya? bagaimana performa mereka awalnya? Dan seperti apakah popularitasnya?

Jalan keluarnya? Pertama klarifikasi bukti membuat perlindungan diri dari permasalahan sesudah kontrak diberi tanda tangan. Mesin penelusuran Google ialah alat efisien untuk mengawali penelitian mengenai rekanan bisnis Anda. Disamping itu kita bisa juga kumpulkan info dari client rekanan bisnis dan mitranya.

2. Tidak boleh Mulai Apa saja Tanpa Kontrak

Tidak boleh mulai kerjakan apa saja saat sebelum kontrak diberi tanda tangan. Kontrak dalam bisnis pokoknya memiliki kandungan dua elemen, yaitu kewajiban dan hak yang disetujui beberapa faksi dan ganti rugi uang atas pekerjaan tertentu dan barang/layanan yang sama-sama dipertukarkan. Secara umum, isi kontrak bisnis sebagai berikut :

Judul kontrak
Komparisi yaitu berbentuk keterangan-keterangan berkenaan beberapa faksi atau atas keinginan siapa kesepakatan itu dibikin.
Rincian mengenai tujuan dari beberapa faksi untuk lakukan kerja sama dan tanda-tangani kontrak yang dikenal juga dengan istilah “premisse”.
Isi/Tangkai Badan kontrak yaitu berbentuk persyaratan dan ketentuan-ketentuan dari kesepakatan yang disepakati oleh beberapa faksi.
Penutup dari Kesepakatan.
Kontrak ialah pertanda bukti hukum jika beberapa faksi setuju mengenai hal tertentu yang mengikat seperti Undang-Undang untuk Anda dan rekanan bsinis. Yakinkan Anda simpan dengan rapi salinan kontrak yang diberi tanda tangan beberapa faksi.

3. Ketahui Bahasa Kontrak dan Mencari Anjuran

Bahasa kontrak untuk sektor bisnis tertentu dapat benar-benar detil hingga Anda perlu jeli untuk pahami bahasa dan istilah yang dipakai. Misalkan, klausul kerahasiaan info dalam kesepakatan kerja sama di antara perusahaan dengan supplier pemeliharaan computer. Seberapa jauh kerahasiaan info itu jadi kewajiban dan bagaimana implementasi hukumnya.

Tidak boleh sangsi untuk minta opini dari pakar bila Anda tidak pahami hal tertentu dalam kontrak. Karenanya akan bermanfaat saat kita lakukan pantauan kontrak. Karena info yang didapatkan didapat dari orang ke-2 atau orang ke-3 , hingga beberapa komponen penting tidak demikian saja terlewati.

4. Tidak boleh Sangsi Untuk Menanyakan Pada Rekanan Bisnis

Sama seperti yang telah disebut sebelumnya. Terkadang, ada beberapa hal yang tidak disebut dalam kontrak nanti akan mengakibatkan permasalahan di masa datang saat bisnis digerakkan bersama. Karenanya, kita perlu menanyakan beberapa hal yang belum terang pada awal. Karena, beberapa hal detil yang tidak tercantum dalam kontrak nanti dapat membuat ada ongkos tambahan saat bisnis di lakukan. Banyak hal yang perlu jadi perhatian membuat perlindungan kebutuhan Anda misalkan ialah :

– Kapan tenggat waktu pembayaran?

– Bagaimana proses penangguhan kotrak?

– Siapakah yang bertanggungjawab atas beberapa biaya yang muncul saat terjadi permasalahan?

5. Sertakan Tutorial yang Terang

Salah satunya kekeliruan dan permasalahan pelaku bisnis saat membuat kontrak ialah tidak memberikan tutorial yang pasti bagaimana koreksi pekerjaan akan dilaksanakan bila pekerjaan itu usai. Untuk menahan Anda lakukan pekerjaan berlebihan atau koreksi kontrak terlalu berlebih dengan memerhatikan bagaimana proses dan tutorialnya.

Baca juga: cara mendapatkan uang dari facebook

Kehati-Hatian Ialah Pokok Dari Semua

Apa yang dapat kita perlajari dari ke-5 hal di atas? Tentu saja ialah kehati-hatian dalam memerhatikan detil. Kontrak kerja tidak hanya tulisan berisi persyaratan dan ketetapan yang dicatat di atas kertas. Tetapi itu ialah hal yang tentukan apa kerja sama bisnis Anda akan berjalan dengan baik di masa datang atau tidk . Maka, lihat detilnya ya!

 

By andri