Setelah membuat tiang panjatan, maka langkah selanjutnya adalah membuat lubang tanam. Langkah-langkah membuat lubang tanam adalah sebagai berikut:

  • Buatlah 4 lubang tanam di sekeliling tiang panjatan
  • Masing-masing lubang berukuran sekitar 60×60 cm dengan kedalaman sekitar 25 cm
  • Masing-masing lubang tanam diisi dengan media tanam. Media tanam yang baik dibuat dari campuran kompos, tanah, dan sekam padi dengan perbandingan 2 : 1 : 0,5
  • Siramlah media tanam tersebut dengan air dan jangan sampai menggenang
  • Diamkan lubang-lubang tanam ini hingga kering akibat sinar matahari
  • Masukkan pupuk ke dalam pot biar cepat berbuah. Nama pupuk untuk buah naga adalah pupuk TSP dan masukkan pupuk ini sebanyak 25 gram setelah 2-3 hari.
  • Pupuk lain yang bisa digunakan adalah pupuk alami berupa kotoran ayam yang sudah dicampur dengan tets tebu dan cairan empa. Pupuk ini berguna agar batang buah naga yang rapuh menjadi kuat.
  • Pemberian pupuk ini juga memiliki teknik khusus, yaitu dengan cara melingkari tiang panjatan dengan jarak 10 cm dari tiang.
  • Diamkan selama satu hari, lalu setelah itu kamu bisa menanaminya dengan bibit buah naga

Selain media tanam berupa tanah, kamu juga bisa membudidayakan buah naga secara hidroponik menggunakan teknik wick system. Uniknya, kamu tidak perlu menggunakan tanah sebagai media tanamnya, melainkan menggunakan air.

Jika kamu menanam buah naga dengan biji, kemungkinan buahnya akan lama sekali besarnya. Sebagai solusi, kamu bisa menanam buah naga di pot dengan stek batang agar buahnya cepat besar.

Berikut ini cara-cara yang bisa kamu lakukan jika ingin menanam buah naga secara hidroponik:

  • Lakukan penyetekan batang pada bibit buah naga selama kurang lebih 3 bulan
  • Gunakan media sekam bakar dicampur cocopeat dengan perbandingan 1:1, agar memudahkan kamu mencabut stek batang ke pot yang lebih besar
  • Untuk sumbu, gunakan kain flanel yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran pot
  • Tancapkan tiang panjatan berukuran mini ke dalam pot menggunakan pipa paralon berukuran 1 inchi.
  • Balut pipa menggunakan batang pisang kering agar akarnya terikat kuat pada tiang panjat.
  • Berikan pupuk AB Mix pada tanaman buah naga di pot agar cepat berbuah.
  • Kamu tidak perlu menyiraminya setiap hari karena kebutuhan nutrisi sudah diberikan oleh pupuk AB Mix

Mengingat buah naga merupakan tanaman yang berat, instalasi hidroponik sebenarnya kurang direkomendasikan.

Selain itu, buah naga merupakan tanaman yang panen sedikitnya setahun sekali (parennial crops) sehingga akan lebih baik jika ditanam langsung di tanah.

Buah naga juga merupakan tanaman yang tidak terlalu membutuhkan air dengan kadar yang banyak, sehingga tidak cocok jika tanaman ini terus-terusan terendam air.

Sumber : https://agrarindo.com/