Selalu ada yang baru dari tren lifestyle Jepang, dan anda bisa saja rajin mengikutinya. Mulai dari model kenakan pakaian sampai dandanan, Jepang membuahkan bermacam tren yang banyak diikuti orang di bermacam negara, termasuk Indonesia. Akan tetapi, beranikah anda mengikuti tren gigi gingsul alias yaeba? Tren punya gigi “ekstra” ini ternyata cukup kondang di kalangan wanita Jepang, lebih-lebih yang tetap muda! Kok bisa?
Tampilan Awet Muda dengan Gingsul
Yaeba adalah arti untuk tren gigi gingsul di bagian taring sehingga menyebabkan pengaruh sedikit serupa vampir. Akan tetapi, justru penampilan ini yang dianggap imut oleh wanita Jepang, karena nampak kekanak-kanakan. Jadi, gigi gingsul bisa dianggap sebagai tips awet muda wanita Jepang. Tidak seperti kebanyakan orang di dunia, wanita Jepang yang “sukses” punya gingsul taring justru akan memamerkannya.

Selain mendambakan tampil awet muda, wanita Jepang termasuk banyak yang mendambakan punya gigi gingsul karena terpengaruh bintang pop. Tomomi Itano, vokalis AKB48, memperkenalkan pesona senyum gingsulnya terhadap tahun 2011. Para pengagum termasuk para orang yang sedang wisata ke Jepang mengikutinya dengan berkunjung ke dokter gigi yang bisa menempatkan gingsul palsu.
Berapa harga gingsul palsu ini? Tergantung jenis gigi yang anda inginkan. Sepotong gingsul palsu biasa berharga kira-kira 31.000 Yen (sekitar 4 juta Rupiah). Akan tetapi, jika mendambakan gigi palsumu diberi kristal berharga, anda harus membayar dua kali lipatnya. Kedengarannya mahal, tapi model hidup wanita Jepang yang cukup mengkaji penampilan tidak menyebabkan mereka surut.

Gingsul dan “Kesempurnaan dari yang Tidak Sempurna”
Selain kesan awet muda dan mengikuti bintang pop, popularitas gingsul ternyata termasuk terpengaruh budaya Jepang, lho. Yasutaka Maekawa, penulis buku Yaeba Girl, menyebutkan bahwa budaya Jepang punya rencana wabi. Konsep ini mengajak kami melihat keindahan dari sesuatu yang tidak sempurna. Wabi bisa diterapkan terhadap objek maupun orang, di dalam perihal ini termasuk gigi gingsul yang tersembul kala tersenyum.

Seberapa serius wanita Jepang melihat yaeba? Pada tahun 2011, tidak lama sehabis popularitas Tomomi Itano meroket, sebuah kelompok bernama TYB48 muncul. Grup ini merupakan pelesetan dari AKB48, tapi semua anggotanya adalah gadis-gadis dengan gingsul. Grup ini terlihat untuk mempromosikan klinik gigi yang bisa menempatkan gingsul buatan. Bisa anda bayangkan betapa seriusnya wanita Jepang melihat gingsul.
Tertarik menempatkan gingsul palsu? Datang saja ke tidak benar satu dari sekian banyak klinik gigi di Jepang yang tawarkan pemasangan gingsul palsu. Cobalah jika anda mendambakan mengikuti lifestyle Jepang secara lebih serius. Atau, jika anda mendambakan terlihat cantik dengan cara yang tidak benar-benar ekstrem, baca termasuk metode perawatan kulit ala wanita Jepang sehingga kulitmu selau terlihat sehat.